TEACHING FACTORY
Digital Office
Agen Resmi PT. POS INDONESIA (Persero) Cabang Purbalingga
Dalam rangka mewujudkan pendidikan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha/industri, Unit Produksi/Teaching Factory MLPB SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga telah membuka POSSEKOLAH dan telah ditetapkan sebagai Agen Resmi PT. POS INDONESIA (Persero) dengan kode dirian 53316C2 tanggal 10 Maret 2021.
Pada awal berdirinya sesuai perjanjian kerjasama, unit produksi POSSEKOLAH ini melayani/menyediakan benda pos (materai, perangko, kartu pos, dll), jasa pengiriman (kirim paket/surat dalam/luar negeri, Express, Kilat Khusus, EMS, dll). Namun saat ini menitikberatkan pada layanan PosPay (pembayaran BPJS, PLN, PDAM, pulsa, paket data/internet, dll) atau melayani berbagai macam transaksi layanan keuangan.
"Sejak kelas X, siswa MPLB belajar melayani tamu/pelanggan dan melayani transaksi pembayaran melalui POSSEKOLAH sebagai Unit Produksi berbasis layanan digital."
Layanan Administrasi Digital Berbasis Teaching Factory
POSSEKOLAH merupakan unit produksi yang menghadirkan pengalaman kerja
nyata bagi peserta didik yang dikembangkan sebagai pusat layanan administrasi
digital berbasis Teaching Factory. POSSEKOLAH melayani transaksi PosPay seperti pembayaran listrik (PLN),
PDAM, BPJS, pulsa, paket data, dan layanan pembayaran lainnya. Unit ini berada
di Ruang Praktik Siswa (RPS) MPLB dan menjadi bagian dari transformasi
laboratorium administrasi menjadi ruang praktik berbasis teknologi digital. Dengan
demikian, POSSEKOLAH akan menjadi laboratorium bisnis sekaligus laboratorium
administrasi modern.
Mengapa POSSEKOLAH Menjadi Program Unggulan SMK Muhammadiyah 1
Purbalingga?
- Pembelajaran Berbasis Teaching Factory. Dalam pendidikan
vokasi modern, pembelajaran terbaik adalah learning by doing. POSSEKOLAH bukan
sekadar simulasi administrasi, tetapi tempat siswa melayani pelanggan secara
langsung, mengoperasikan sistem pembayaran digital, menyusun administrasi
transaksi, serta berinteraksi dengan masyarakat. Ini sejalan dengan konsep
Teaching Factory yang menjadi ciri SMK berkualitas.
- Memiliki Nilai Jual yang Berbeda (Unique Selling
Proposition). Banyak sekolah
memiliki Ruang Praktik Siswa namun tidak banyak SMK yang memiliki Unit Produksi
berbasis layanan pembayaran digital yang dikelola sebagai media pembelajaran. Inilah
pembeda yang dapat menjadi identitas MPLB SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga
- Mengintegrasikan Banyak Kompetensi Sekaligus. Melalui
POSSEKOLAH, siswa tidak hanya belajar administrasi. Mereka juga mengembangkan kompetensi: pelayanan pelanggan (customer service), komunikasi bisnis, administrasi transaksi, pengelolaan dokumen,
penggunaan aplikasi digital, literasi keuangan, etika pelayanan, ketelitian,
dan tanggung jawab.
- Menumbuhkan Jiwa Wirausaha. POSSEKOLAH dapat
menjadi media pembelajaran kewirausahaan karena siswa belajar: Memberikan layanan kepada masyarakat, memahami proses bisnis, mengelola transaksi, dan membangun budaya kerja profesional.
- Sangat Mendukung Branding Sekolah. Orang tua dan
calon siswa lebih mudah memahami program yang nyata. Sejak kelas X, siswa MPLB belajar
melayani tamu/pelanggan dan melayani transaksi pembayaran melalui POSSEKOLAH
sebagai Unit Produksi berbasis layanan digital.
Komentar
Posting Komentar